Tek berjalan

SELAMAT DATANG DI BLOG Masjid RAYA LONTAR MASJID TERMEGAH DAN TERBESAR DI KECAMATAN MUARA JAYA, Baturaja OKU Sum-Seljavascript:void(0)

Rabu, 11 September 2013

QS.79.J30 Surat An Naazi´aat

Surat An Naazi´aat terdiri atas 46 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyah, diturunkan sesudah surat An Naba´. Dinamai An Naazi´aat diambil dari perkataan An Naazi´aat yang terdapat pada ayat pertama surat ini. Dinamai pula as Saahirah yang diambil dari ayat 14, dinamai juga Ath Thaammah diambil dari ayat 34.

Pokok-pokok isinya:
1. Keimanan:
Penegasan Allah tentang adanya hari kiamat dan sikap orang- orang musyrik terhadapnya; manusia dibagi 2 golongan di akhirat; manusia tidak dapat mengetahui kapan terjadinya saat kiamat.
2. Kisah:
Kisah Musa a.s. dengan Fir´aun.
 
 

Surat An-Nāzi`āt (MALAIKAT-MALAIKAT YANG MENCABUT) - سورة النازعات


بسم الله الرحمن الرحيم

79:1
Demi (malaikat-malaikat) yang mencabut (nyawa) dengan keras,

79:2
79:2
dan (malaikat-malaikat) yang mencabut (nyawa) dengan lemah-lembut,

79:3
79:3
dan (malaikat-malaikat) yang turun dari langit dengan cepat,

79:4
dan (malaikat-malaikat) yang mendahului dengan kencang,

79:5dan (malaikat-malaikat) yang mengatur urusan (dunia).

79:6
Indonesian
(Sesungguhnya kamu akan dibangkitkan) pada hari ketika tiupan pertama menggoncang alam,

79:7
Indonesian
tiupan pertama itu diiringi oleh tiupan kedua.

79:8
Indonesian
Hati manusia pada waktu itu sangat takut,

79:9
Indonesian
Pandangannya tunduk.

79:10
Indonesian
(Orang-orang kafir) berkata: "Apakah sesungguhnya kami benar-benar dikembalikan kepada kehidupan semula?

79:11
Indonesian
Apakah (akan dibangkitkan juga) apabila kami telah menjadi tulang belulang yang hancur lumat?"

79:12
Indonesian
Mereka berkata: "Kalau demikian, itu adalah suatu pengembalian yang merugikan".

79:13
Indonesian
Sesungguhnya pengembalian itu hanyalah satu kali tiupan saja,

79:14
Indonesian
maka dengan serta merta mereka hidup kembali di permukaan bumi.

79:15
Indonesian
Sudah sampaikah kepadamu (ya Muhammad) kisah Musa.

79:16
Indonesian
Tatkala Tuhannya memanggilnya di lembah suci ialah Lembah Thuwa;

79:17
Indonesian
"Pergilah kamu kepada Fir'aun, sesungguhnya dia telah melampaui batas,

79:18
Indonesian
dan katakanlah (kepada Fir'aun): "Adakah keinginan bagimu untuk membersihkan diri (dari kesesatan)".

79:19
Indonesian
Dan kamu akan kupimpin ke jalan Tuhanmu agar supaya kamu takut kepada-Nya?"

79:20
Indonesian
Lalu Musa memperlihatkan kepadanya mukjizat yang besar.

79:21
Indonesian
Tetapi Fir'aun mendustakan dan mendurhakai.

79:22
Indonesian
Kemudian dia berpaling seraya berusaha menantang (Musa).

79:23
Indonesian
Maka dia mengumpulkan (pembesar-pembesarnya) lalu berseru memanggil kaumnya.

79:24
Indonesian
(Seraya) berkata: "Akulah tuhanmu yang paling tinggi".

79:25
Indonesian
Maka Allah mengazabnya dengan azab di akhirat dan azab di dunia.

79:26
Indonesian
Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat pelajaran bagi orang yang takut (kepada Tuhannya).

79:27
Indonesian
Apakah kamu lebih sulit penciptaanya ataukah langit? Allah telah membinanya,

79:28
Indonesian
Dia meninggikan bangunannya lalu menyempurnakannya,

79:29
Indonesian
dan Dia menjadikan malamnya gelap gulita, dan menjadikan siangnya terang benderang.

79:30
Indonesian
Dan bumi sesudah itu dihamparkan-Nya.

79:31
Indonesian
Ia memancarkan daripadanya mata airnya, dan (menumbuhkan) tumbuh-tumbuhannya.

79:32
Indonesian
Dan gunung-gunung dipancangkan-Nya dengan teguh,

79:33
Indonesian
(semua itu) untuk kesenanganmu dan untuk binatang-binatang ternakmu.

79:34
Indonesian
Maka apabila malapetaka yang sangat besar (hari kiamat) telah datang.

79:35
Indonesian
Pada hari (ketika) manusia teringat akan apa yang telah dikerjakannya,

79:36
Indonesian
dan diperlihatkan neraka dengan jelas kepada setiap orang yang melihat.

79:37
Indonesian
Adapun orang yang melampaui batas,

79:38
Indonesian
dan lebih mengutamakan kehidupan dunia,

79:39
Indonesian
maka sesungguhnya nerakalah tempat tinggal(nya).

79:40
Indonesian
Dan adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran Tuhannya dan menahan diri dari keinginan hawa nafsunya,

79:41
Indonesian
maka sesungguhnya surgalah tempat tinggal(nya).

79:42
Indonesian
(Orang-orang kafir) bertanya kepadamu (Muhammad) tentang hari kebangkitan, kapankah terjadinya?

79:43
Indonesian
Siapakah kamu (maka) dapat menyebutkan (waktunya)?

79:44
Indonesian
Kepada Tuhanmulah dikembalikan kesudahannya (ketentuan waktunya).

79:45
Indonesian
Kamu hanyalah pemberi peringatan bagi siapa yang takut kepadanya (hari berbangkit)

79:46
Indonesian
Pada hari mereka melihat hari berbangkit itu, mereka merasa seakan-akan tidak tinggal (di dunia) melainkan (sebentar saja) di waktu sore atau pagi hari.
 
  
Oleh ; Halim  
Surat An Naazi´aat mengutarakan sumpah Allah dengan menyebut malaikat yang bermacam-macam tugasnya, bahwa hari kiamat pasti terjadi, dan membangkitkan manusia itu adalah mudah bagi Allah, serta mengancam orang- orang musyrik yang mengingkari kebangkitan dengan siksaan yang telah dialami Fir´aun dan pengikut-pengikutnya. Selanjutnya surat ini menerangkan keadaan orang-orang musyrik pada hari kiamat dan bagaimana kedahsyatan hari kiamat itu.

HUBUNGAN SURAT AN NAAZI´AAT DENGAN SURAT ´ABASA

Pada akhir surat An Naazi´aat ditaerangkan bahwa Nabi Muhammad s.a.w. hanyalah pemberi peringatan kepada orang-orang yang takut dengan hari kiamat, sedang pada permulaan surat ´Abasa dibayangkan bahwa dalam memberikan peringatan itu hendaklah memberikan penghargaan yang sama kepada orang-orang yang diberi peringatan dengan tidak memandang kedudukan seseorang dalam masyarakat.
sumber : http://quran.com/78

Tidak ada komentar:

Posting Komentar